Meta-Kosmik

Meta-Kosmik

Setiap orang ingin hidup lama
Tapi siapa yang akan sangka…
Pagi itu menjadi sarapan terakhirnya
Siapa yang bisa mengira…
Siang itu jadi saat terakhir menyapa ibunya
Siapa yang mampu menduga..
Malam ini jadi tidur terakhirnya..

Adalah harapan untuk panjang usia
Tapi kala panggilan itu datang
Siapa yang bisa menampik?
Saat waktunya sudah tiba,
Tak ada lagi kuasa untuk angan
Bila memang sudah waktunya,
Hanya pasrah yang bisa dihaturkan..

Saat meta-kosmik menyapa
Tubuh yang tegar kuat sekalipun
Tak ada lagi yang mampu berdiri tegak
Tak ada lagi yang sanggup tetap tengadah
Tak ada lagi yang kuat menahan nyawa
Luluh lantak, rapuh, semua terkoyak.

Saat meta-kosmik memilih
Mengapa aku hidup tapi yang lain mati
Apakah ini sebuah keuntungan?
Sesaat, kukira kutahu segalanya
Tapi, siapa yang tahu masa depan?
Mungkin giliranku juga tak lama lagi

Apakah hidup ini hanya ilusi?
Apakah semua ini hanya kebetulan?
Atau kita hanya ikut saja alur cerita?
Tak tahu dari mana dan mau kemana
Tak jelas apakah hari ini saat terakhirku
Biarlah meta-kosmik menjadi rinduku...

Nur Agustinus
1 Oktober 2018


0 Komentar:

Posting Komentar