31 Agu 2013

The Speed of Trust

Ada buku bagus, judulnya: "The Speed of Trust" karya Stephen M. R. Covey. Ada sebuah blod di internet yang mengulas buku ini. Silahkan dibaca bagi yang berminat...

Di era persaingan bisnis yang semakin ketat ini, kecepatan menjadi kunci kesuksesan sebuah bisnis. Hanya lewat kecepatan, sebuah organisasi dapat bersaing melawan kompetitornya. Lalu, apa yang dapat meningkatkan kecepatan dari sebuah organisasi? Apa yang membuat atasan dan bawahan dapat bersama-sama menjadi pelari yang unggul melewati pesaingnya?

Anda akan menemukan jawabannya dalam buku The Speed of Trust. Buku ini ditulis oleh Stephen M.R. Covey, anak dari Stephen Covey, penulis buku klasik The Seven Habit of Highly Effective People.

Menjadi anak dari pakar kepemimpinan dan bisnis terkemuka, Stephen junior menanggung beban berat pada awal kariernya. Walaupun lulus dari program master sekolah bisnis Harvard University, dia menghadapi pandangan sinis dari berbagai pihak. Perusahaannya, Covey Leadership Center, baru saja merger dengan Franklin Quest dan menghasilkan FranklinCovey Company.

Merger ini meskipun menggabungkan dua kekuatan besar menjadi satu, namun menghasilkan masalah baru, yakni krisis kepercayaan. Masalah ini pun harus dialami Stephen. Ada pandangan yang menilai dia hanya mendompleng nama besar sang ayah untuk mendapatkan posisi sebagai pemimpin di salah satu unit bisnis perusahaan. Namun, menarik untuk melihat bagaimana hal ini menjadi pelajaran bagi Stephen untuk merumuskan satu prinsip demi meningkatkan produktivitas dalam organisasi, yakni menanamkan keterpercayaan.

Keterpercayaan, menurut Covey, bukan sesuatu yang bersifat abstrak, melainkan dapat diukur dan dikuantifikasi. Dampak dari menanamkan keterpercayaan dalam lingkungan kerja juga dapat mengeluarkan hasil nyata dalam bentuk kenaikan profit, meningkatnya efektivitas kerja, menjaga kesetiaan pelanggan, dan lain sebagainya.

Rumus Keterpercayaan

Menurut Covey, ketika keterpercayaan menurun, kecepatan berkurang dan biaya akan naik. Ini tentu berbahaya ketika kita sedang berada dalam sebuah kompetisi bisnis. Hal sebaliknya, kata Covey, terjadi jika keterpercayaan naik. Saat keterpercayaan meningkat, kecepatan juga akan naik dan biaya turun. Bayangkan dampaknya bagi organisasi Anda.

Lima tingkatan Keterpercayaan

Buku ini mengingatkan bahwa membangun keterpercayaan dalam organisasi terdiri atas lima tingkatan yang akan menghasilkan gelombang perubahan. Kelima tingkatan gelombang itu adalah percaya pada diri sendiri, percaya dalam hubungan dengan orang di sekitar kita, percaya dalam organisasi, dipercaya pasar, serta dipercaya masyarakat. Kelima tingkatan ini saling berkaitan.

Perubahan dalam organisasi dimulai dengan tingkatan pertama, yaitu percaya pada pada diri sendiri. Pada tahap ini, kita membangun kredibilitas diri sendiri sehingga pihak lain akan percaya pada kita. Selanjutnya, pada tahap hubungan dengan orang di sekitar, kita perlu membangun keterpercayaan melalui tindakan baik yang konsisten dan berulang-ulang. Ini kemudian menjadi dasar bagi terbentuknya keterpercayaan organisasi. Di level ini, kita perlu membangun struktur, sistem kerja dan symbol-simbol yang menumbuhkan sikap saling percaya.

Dari keterpercayaan dalam organisasi, selanjutnya kita bergerak ke tingkat keterpercayaan pasar. Kerja tim yang solid dalam organisasi kita akan membantu terciptanya reputasi. Reputasi ini berdampak positif pada brand organisasi kita. Terakhir, kita dapat membuat organisasi kita dipercaya masyarakat dengan memberikan kontribusi kepada masyarakat.

Tugas pertama seorang pemimpin adalah menginspirasi keterpercayaan. Keterpercayaan terdiri atas dua dimensi ; karakter dan kompetensi. Karakter mencakup integritas, motif, dan niat. Kompetensi mencakup kemampuan, ketrampilan, kinerja dan rekam jejak. Kedua dimensi tadi (karakter dan kompetensi) sangat penting.

Mulai dari Lingkungan Terkecil: Rumah


Buku ini juga mengingatkan bahwa membangun keterpercayaan dimulai dari rumah. Hal ini terlihat saat Stephen menulis tentang pengalamannya saat diperkenalkan dengan prinsip dipercaya oleh ayahnya, Stephen senior.

Oleh ayahnya, Stephen diberi tugas untuk memelihara rumput halaman rumahnya agar tetap subur dan bersih. Dia benar-benar dibiarkan oleh ayahnya untuk melakukan hal itu. Ayahnya memperlihatkan dengan jelas bahwa ia memberikan delegasi wewenang kepada Stephen kecil untuk mengurus halaman rumahnya. Stephen kecil belum mengerti tentang uang, pangkat, gaji, atau persaingan. Tetapi saat itu dia tahu bahwa dia dipercaya ayahnya, dan itu membuatnya tidak ingin mengecewakannya. Itulah yang kemudian membuatnya berusaha dengan maksimal untuk membersihkan halaman depan rumahnya.

Percaya seperti inilah yang dapat mendorong produktivitas dan kemudian menaikkan profit. Ini dijelaskan dalam salah satu cerita mengenai seorang penjual donat dan kopi di jalanan di New York City. Selama waktu sarapan dan makan siang, tokonya selalu dipenuhi antrian orang yang ingin membeli donat dan kopinya. Meskipun hal ini pertanda bagus, tetapi Jim juga melihat bahwa banyak orang yang merasa bosan mengantri, lalu pergi begitu saja dan tidak jadi membeli. Jim sadar, bahwa karena dia harus melayani semua pelanggan, dia menjadi penghambat terbesar bagi dirinya sendiri untuk menjual lebih banyak donat.

Jim kemudian memutuskan untuk menaruh satu keranjang yang berisi uang pecahan kecil untuk kembalian. Dia mempercayakan pelanggannya untuk membayar sendiri dan mengambil sendiri kembaliannya di dalam keranjang itu, tanpa perlu harus melalui Jim.

Alih-alih uangnya dicuri, Jim malah menemukan bahwa banyak pelanggan justru memberi tip dalam jumlah besar. Ini juga mempercepat antrian orang yang akan membeli donatnya, sehingga dia bisa menjual lebih banyak donat. Jim menemukan, bahwa pelanggannya senang merasa dipercaya. Tidakkah demikian juga dengan rekan kerja, bawahan dan atasan anda?

Kesimpulan

Pada akhirnya, buku ini mengingatkan tentang pentingnya berinvestasi untuk membuat kita dipercaya oleh orang-orang di sekitar kita, termasuk bos, bawahan, sesama karyawan dan pelanggan. Buku tentang strategi bisnis ini juga memuat prinsip-prinsip yang akan mendorong kita untuk berkembang dalam berbagai bidang kehidupan.

Siapkah Anda untuk bergerak tambah cepat mengalahkan para pesaing Anda dengan membangun keterpecayaan ?

Makin tertarik ingin baca buku ini? klik http://www.johnmcgeelive.com/?p=11

Popular Posts